Antara Manchester United, Roger Federer, dan Rumput Sintetis

Antara Manchester United, Roger Federer, dan Rumput Sintetis

Manchester United bertamu ke Young Boys di Liga Champions. Fokus MU pada laga ini adalah rumput sintetis di kandang klub juara Liga Swiss tersebut. Apa kaitannya dengan Roger Federer?

Stade de Suisse kandang Young Boys memang menggunakan rumput buatan. Buat klub-klub yang selalu tampil di lanpangan berumput asli, kondisi tersebut bisa jadi tantangan tersendiri. Sbobet Casino.

Di atas kertas, juara Swiss tersebut mungkin tak sebanding dengan Setan Merah. Tapi Jose Mourinho sadar timnya tetap harus berjuang menghadapi Young Boys, rumput buatan bisa menjadi masalah lain bagi Juan Mata dkk.

Namun begitu, Mourinho tak mau persoalan rumput nantinya dijadikan alasan oleh pemain-pemainnya. “Saya tidak mau menggunakan itu (kondisi lapangan), terutama sebelum laga, sebagai alasan masuk akal kami untuk tidak memberikan performa yang baik,” ujar Mourinho pada konferensi pers dilansir Telegraph.

Maurinho menyebut pemainnya harus meniru Roger Federer. Petenis legendari asal Swiss itu bisa memenangi banyak kejuaraan meski tampil di jenis lapangan yang berbeda.

“Kami berada di Swiss, rumah dari salah satu petenis terbaik sepanjang masa (Federer). Dan saya yakin dia kadang juga tidak senang dengan kondisi lapangan (kala bermain tenis), tapi ia harus bermain dan menang. Dia pasti punya lapangan favorit, tapi juga harus menang pada lapangan yang tak disukai. Kami juga harus melakukan itu,” lanjut dia.

Be the first to comment on "Antara Manchester United, Roger Federer, dan Rumput Sintetis"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*