Courtois: Bale Suka Tidur Cepat, Jarang Gaul dengan Rekan Setim

Gaya hidup Gareth Bale di Real Madrid kembali dikritik. Kali ini oleh Thibaut Courtois yang mempertanyakan kebiasaan tidur cepat Bale.

Ratubola

Advertisement

.

Bale sudah mau enam tahun tinggal di Spanyol sejak kepindahannya musim panas 2013. Sebagai pemain termahal sepanjang sejarah klub itu, kontribusi Bale di lapangan terbilang oke karena dia mempersembahkan satu gelar La Liga dan empat gelar Liga Champions.

Tapi kritik untuk Bale tetap ada karena dia sampai saat ini seperti enggan untuk beradaptasi dengan budaya dan bahasa Spanyol. Bale cuma bicara dengan Luka Modric yang bisa berbahasa Inggris sehingga dia kurang akrab dengan rekan-rekan setim yang banyak berbahasa latin.

Maka wajar jika Bale akhirnya kurang disukai oleh fans. Tapi tak cuma soal bahasa, Bale juga tak mau mengikuti budaya di Spanyol khususnya soal siesta alias tidur siang.

Bale bersama Toni Kroos adalah pemain yang jarang bergaul hingga malam hari dengan pemain lain dan lebih memilih tidur cepat.

“Untuk saya, saya tinggal di sini merasa seperti orang asli Madrid,” ujar Courtois kepada HLN.

“Saya suka makan dan tidur larut malam, seperti itulah kehidupan di sini,” sambungnya.

“Kami semua makan malam tapi belakangan Bale dan Kroos tidak ikut karena menurut mereka itu terlalu malam – Kami bertemu pukul 21.30 malam dan minum kopi hingga tengah malam.”

“Kami baru tidur jam 1 dinihari dan berlatih pukul 11 siang keesokan harinya, yang saya percayait itu adalah waktu sempurna untuk istirahat.”

“Bale tidak mau ikut karena dia harus tidur tepat pukul 11 malam,” tutup Courtois.

Be the first to comment on "Courtois: Bale Suka Tidur Cepat, Jarang Gaul dengan Rekan Setim"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*