Sarri Kritik Chelsea karena Gagal Bereaksi

Chelsea menderita kekalahan kandang di tangan Leicester City 0-1. Kekalahan itu terjadi karena Chelsea tidak bereaksi dengan tepat untuk mengejar ketinggalan.

Chelsea menjamu Leicester City di Stamford Bridge, Sabtu (22/12/2018) malam WIB. Menurut statistik, the Blues tampil oke dengan penguasaan bola yang mencapai 72% dan melepaskan 17 percobaan (lima on target). Sedangkan Leicester, dengan 28% ball possession, membuat delapan percobaan (tiga on target).

Jamie Vardy menentukan kemenangan Leicester dengan golnya di awal babak kedua. Chelsea sesungguhnya memiliki kesempatan untuk menciptakan gol balasan di menit-menit akhir pertandingan.

Percobaan dari Eden Hazard mengenai mistar gawang. Lalu sundulan Antonio Ruediger yang meleset, dan terakhir tembakan Marcos Alonso dalam situasi one-on-one dengan kiper mengenai tiang gawang. Cara Main Sbobet.

“Pertandingannya berubah setelah gol. Kami bermain bagus selama 55 menit, setelah gol reaksinya bukan reaksi yang tepat. Kami bereaksi dengan sedikit terkejut dan dengan kebingungan mental,” ungkap Sarri kepada BBC Sport.

“Kami sebetulnya harus terus bermain seperti sebelum kebobolan, masih ada waktu untuk mengejar.”

“Saya pikir, sudah pasti di beberapa situasi kami kurang beruntung. Tapi saya pikir kami seharusnya bisa melakukan sesuatu yang lebih baik.”

Kekalahan ini membuat Chelsea tercecer dalam perburuan gelar. Si Biru menempati urutan keempat dengan 37 poin, tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen Liverpool dan tujuh poin dari juara bertahan Manchester City di urutan kedua.

Be the first to comment on "Sarri Kritik Chelsea karena Gagal Bereaksi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*