Setelah Kasus Doping, Nasri Diminati Klub Liga Inggris

Mantan gelandang Arsenal, Samir Nasri, disebut sedang diminati klub Liga Inggris asal Merseyside, Everton, meski ia saat ini sedang menjalani hukuman larangan bermain akibat kasus doping pada bulan Desember 2016 lalu.

Pada waktu itu, Nasri yang masih berstatus pemain pinjaman Sevilla dari Manchester City mengonsumsi obat yang berasal dari sebuah klinik di Los Angeles. Obat yang diberi nama Immunity IV Drip tersebut diklaim mampu meningatkan kebugaran tubuhnya.

Akan tetapi, pihak World Anti-Doping Agency (WADA) kemudian mengonfirmasi bahwa Nasri telah mengonsumsi obat tersebut di atas batas wajar.

Standarnya, seorang atlet diperbolehkan memasukkan cairan ke dalam tubuhnya sebanyak 50 mililiter per enam jam. Namun, Nasri terindikasi mengonsumsi 500 mililiter dalam bentuk air steril yang mengandung nutrisi mikro.

Alhasil, pemain berusia 31 tahun tersebut pun mendapat sanksi hukuman larangan bermain selama 6 bulan yang kemudian diperpanjang menjadi 18 bulan oleh Badan Pengaturan Etika, dan Kedisplinan (CEDB) UEFA. Cara Main Ibcbet.

Nasri yang kemudian hengkang dari Manchester City ke Antalyaspor masih sempat beberapa kali bermain untuk klub barunya tersebut sebelum hukuman dijatuhkan pada bulan Februari 2018. Namun, kini Nasri berstatus free agent alias tanpa klub karena kontraknya dengan Antalyaspor telah diakhiri.

Menurut laporan Daily Mail, Nasri berpotensi besar kembali ke Liga Inggris setelah Everton disebut tertarik memboyongnya. Kabarnya, sang pelatih, Marco Silva, menginginkan pemain asal Prancis tersebut untuk mendampingi Gylfi Sigurdsson dan Richarlison.

Nasri menghabiskan kurang lebih delapan musim di Liga Inggris ketika membela Manchester City dan Arsenal. Ia sendiri sudah berhasil meraih dua kali titel juara liga bersama The Citizen.

Be the first to comment on "Setelah Kasus Doping, Nasri Diminati Klub Liga Inggris"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*