Persipura Pindah Kandang di Yogyakarta, Manajemen Persebaya yang Senang

Manajemen Persebaya Surabaya mengaku beruntung mendengar markas Persipura Jayapura pindah ke Yogyakarta pada kompetisi Liga 1 2019 nanti.

Menurut manajer mereka, Candra Wahyudi banyak keuntungan dengan kepindahan markas Mutiara Hitam itu dari Stadion Mandala, Jayapura ke Jogja.

“Ya kami sangat diuntungkan jika melihat dari biaya yang kami keluarkan,” singkat Candra Wahyudi.

Ia juga menuturkan jika setiap kali timnya Persebaya Surabaya bertandang ke Papua dalam beberapa musim terakhir memerlukan biaya yang tak sedikit.

Hal itu terjadi lantaran jarak tempuh yang terlampau jauh juga membuat pemain kelelahan.

“Secara teknis juga kami sangat diuntungkan, karena setiap kami away ke Papua beberapa pemain juga terkuras tenaganya,” sambung Candra Wahyudi. Sbobet Diblokir.

Sekedar untuk diketahui, keputusan Persipura menjadi tim musafir pada Liga 1 2019 nanti dikarenakan stadion Mandala saat ini tengah direnovasi. Hal ini sebagai persiapan untuk PON 2020 yang bakal berlangsung disana.

Sementara itu, status tim musafir tidak hanya berlaku pada Persipura Jayapura saja. Kalteng Putra, tim promosi ini pun juga mengalami hal yang sama dengan Mutiara Hitam pada kompetisi Liga 1 nanti.

Kalteng Putra selama kompetisi Liga 1 nanti bakal bermarkas di Stadion Sultan Agung, Bantul. Sedangkan markas mereka Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kalimantan Tengah juga belum bisa dimanfaatkan oleh mereka.

Adapun alasannya dikarenakan stadion tersebut sama seperti Stadion Mandala yang mengalami renovasi. Bedanya untuk Stadion Tuah Pahoe tengah direnovasi untuk memenuhi standar Liga 1.

Baca selengkapnya: https://www.indosport.com/sepakbola/20190507/persipura-pindah-kandang-di-yogyakarta-manajemen-persebaya-yang-senang

Be the first to comment on "Persipura Pindah Kandang di Yogyakarta, Manajemen Persebaya yang Senang"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*