PSSI Lega Mendapatkan Dukungan dari Kementerian BUMN dan Kemenpora

PSSI disinyalir mengeluarkan uang yang banyak untuk mengontrak pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, selama empat tahun ke depan. Bila mengacu pada gaji yang ia peroleh saat menangani Korsel di Piala Dunia 2018, maka PSSI harus membayarnya sekitar USD 500 dolar (atau sekitar Rp 7 miliar) per tahun.

Angka itu adalah kisaran bayaran Shin sebelumnya, untuk saat ini di Indonesia, PSSI masih menyimpan rapat-rapat.

Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan, menekankan bahwa jika sudah berani mengontrak Shin, berarti pihaknya mampu membayar pelatih berusia 49 tahun tersebut.

“Yang jelas Indonesia mampu mengontrak yang bersangkutan berapapun harganya,” tutur Iriawan atau biasa dipanggil Iwan Bule dalam konferensi pers. Sbobet Sukamain.

Menurut Iwan, karena mengontrak Shin bagian dari pembenahan sepak bola nasional dalam program jangka panjang, maka PSSI mendapat dukungan dari pemerintah. Selain itu, keberadaan Shin pun demi menyukseskan timnas U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021.

“Pemerintah mendukung maksimal. Kami pun susah lapor presiden. Dua menteri terkait, tentunya atas perintah Presiden, yaitu BUMN (Kementerian Badan Usaha Milik Negara) dan Kemenpora (kementerian Pemuda dan Olahraga) akan mendukung persiapan timnas U-20 sampai pada pertandingan 2021. Kementerian tersebut akan mendukung,” ujar Iwan melanjutkan.

Be the first to comment on "PSSI Lega Mendapatkan Dukungan dari Kementerian BUMN dan Kemenpora"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*